Dolar AS turun pada hari Selasa (25/1), menyusul penurunan yield Treasury, karena kepercayaan konsumen AS yang lebih lemah, menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan ekonomi AS. Seiring trader yang bertaruh dengan penyebaran cepat Covid-19 dapat memicu perubahan material pada prospek The Fed untuk memangkas suku bunga acuan.

Market movers hari ini adalah data New Home Sales AS pada pukul 22:00 WIb dan data Crude Oil Inventories pada pukul 22:00 WIB.

Video Market Mover Rabu :



Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi menguji level support di 1630 - 1625 dalam jangka pendek, Namun bila kekhawatiran pasar pada virus korona meningkat berpeluang memicu kenaikan harga emas menguji level resisten di 1655 - 1660.

MINYAK

Outlook perlambatan ekonomi global di tengah penyebaran wabah virus korona berpeluang menekan harga minyak menguji level support 49.00 - 48.50. Namun bila data cadangan minyak AS dirilis lebih rendah dari perkiraan harga minyak berpeluang menguji resisten di 50.70 - 51.20.

EURUSD

Outlook perlambatan ekonomi AS setelah data kepercayaan konsumen dirilis lebih rendah dari perkiraan berpotensi menopang kenaikan EURUSD menguji level resisten di 1.0915 - 1.0945. Namun bila bergerak turun EURUSD berpeluang menguji level support di 1.0845 - 1.0810.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.3050 - 1.3080 karena proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed di tengah outlook perlambatan ekonomi global. Jika bergerak turun GBPUSD berpeluang bergerak menguji support 1.2960 - 1.2930.

USDJPY

Meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset aman di tengah kekhawatiran virus korona berpotensi menekan USDJPY bergerak turun menguji level support di 109.70 - 109.50. Resisten USDJPY berada pada kisaran 110.70 - 111.00.

AUDUSD

Melemahnya data konstruksi yang telah diselesaikan di Australia berpeluang menekan AUDUSD menguji level support di 0.6560 - 0.6530. Level resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.6630 - 0.6650.

.

(Ahmad)



Tinggalkan Komentar