Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dolar AS serta keputusan People Bank of China yang memangkas suku bunga acuannya pada pagi ini yang mana hal tersebut dapat memicu permintaan terhadap aset berisiko lebih lanjut.

Sementara itu fokus pasar lainnya pada hari ini akan tertuju ke pergerakan harga minyak di tengah katalis positif seperti upaya Arab Saudi yang masih ingin memangkas produksi yang lebih besar serta langkah AS yang membatasi minyak Venezuela dari pasar di tengah meningkatnya cadangan minyak AS dalam laporan API. Selanjutnya fokus akan tertuju ke data cadangan minyak mentah AS yang dirilis oleh EIA pukul 23:00 WIB.

Data penting hari ini : Employment Change dan Unemployment Rate Australia pukul 7:30 WIB, GFK Consumer Climate dan PPI Jerman pukul 14:00 WIB, Retail Sales Inggris pukul 16:30 WIB, ECB Monetary Policy Meeting Accounts pukul 19:30 WIB, Philadelphia Fed Manufacturing Index pukul 20:30 WIB dan Crude Oil Inventories AS pukul 23:00 WIB.

Video Market Movers, Kamis 20 Februari 2020 :



Potensi Pergerakan


EMAS

Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah sentimen menguatnya dolar AS serta keputusan pemangkasan suku bunga oleh PBoC untuk menguji level support di $1607 - $1602. Namun, harga emas berpeluang naik jika pasar dapatkan kabar negatif dari perkembangan virus Korona dan pesimisnya data ekonomi AS untuk menguji level resisten di $1615 - $1620.

MINYAK

Harga minyak berpeluang begerak naik dalam jangka pendek di tengah berbagai katalis positif seperti terganggunya produksi di Libya, dorongan Arab Saudi untuk pemangkasan produksi dan langkah AS yang memangkas lebih banyak minyak mentah Venezuela di pasar untuk menguji level resisten di $54.20 - $54.70. Namun, jika pasar cemaskan kembali meningkatnya cadangan AS seperti dalam laporan API, harga minyak berpeluang turun menguji support di $53.40 - $52.90. Fokus hari ini ke data cadangan minyak mentah AS yang dilaporkan EIA pukul 23:00 WIB.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek jika harga ditopang oleh sentimen risk appetite untuk menguji level resisten di 1.0840 - 1.0880. Namun, jika dominannya sentimen penguatan dolar AS, maka EURUSD berpeluang turun untuk menguji support di 1.0780 - 1.0740. Fokus utama hari ini akan tertuju ke peilisan perilisan notula rapat ECB pukul 19:30 WIB.

GBPUSD

Kembali munculnya kekhawatiran akan potensi no-deal Brexit setelah adanya penolakan dari 27 negara Eropa terhadap usulan dari Inggris berpeluang memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2890 - 1.2850. GBPUSD berpeluang naik menguji level resisten di 1.2960 - 1.3000 jika data penjualan retail Inggris yang dirilis pukul 16:30 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi.

USDJPY

Sentimen menguatnya dolar AS dan minat aset berisiko berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 111.60 - 112.00. Jika bergerak turun, level support terlihat di 110.70 - 110.30.

AUDUSD

Data tenaga kerja Australia yang bervariasi serta keputusan PBoC yang memangkas suku bunga pinjaman berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6660 - 0.6620. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6720 - 0.6720.



.
(fsyl)



Tinggalkan Komentar