Harga minyak terkoreksi turun pada level terendah $58.42 di awal sesi Jumat (17/1) setelah penguatan tajam di sesi kemarin atas optimisme kesepakatan dagang AS - Tiongkok dapat membatu pemulihan pertumbuhan ekonomi global dan meningkatkan permintaan terhadap minyak mentah.

Kesepakatan dagang AS - Tiongkok yang ditandatangani pada hari Rabu 15 Januari 2020 lalu, diharapkan salah satu titik balik dari kondisi ekonomi yang melambat selama beerapa tahun terakhir. Bila ekonomi AS dan Tiongkok, sebagai negara ekonomi terbesar no.1 dan no.2 dunia dapat kembali meningkatkan pertumbuhan ekonominya, berpeluang mmbantu pemulihan ekonomi-ekonomi negara lain di dunia.

Harga minyak masih berpotensi naik bila bertahan di atas level $58.35, menguji resisten $58.70 - 59.00. Sebaliknya turun di bawah level tersebut, berpeluang turun menguji support selanjutnya pada kisaran $57.55 - $58.00.

Level Support : 58.35 - 58.00 - 57.55
Level Resisten : 58.70 - 59.00 - 59.25


(Andian)