Washington tetap mempertahankan bea atas barang-barang Tiongkok senilai $ 360 miliar, meskipun perjanjian fase satu ditandatangani antara Presiden Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri China Liu He di Gedung Putih.

Dolar AS jatuh pada hari Rabu karena data yang menunjukkan inflasi tetap tidak bergerak, sementara kesimpulan dari kesepakatan perdagangan fase satu AS-Tiongkok memiliki dampak yang tidak aktif pada greenback.

Market movers lainnya adalah ECB Monetary Policy Meeting Accounts (19:30 WIB) dan Core Retail Sales (20:30 WIB).

Video Market Movers Kamis

Potensi Pergerakan

EMAS

Harga emas berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1563 - 1568 karena pasar yang Washington tetap mempertahankan bea atas barang-barang Tiongkok senilai $ 360 miliar, meskipun perjanjian fase satu ditandatangani. Level support berada pada kisaran 1550 - 1545.

MINYAK

Harga minyak berpotensi bergerak turun menguji level support di 57.50 - 57.00 karena data pemerintah AS menunjukkan cadangan minyak naik 14 juta barel untuk minggu kedua berturut-turut. Level resisten berada pada kisaran 58.50 - 59.00.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak turun menguji level support di 1.1130 - 1.1100 dalam jangka pendek. Namun jika bergerak naik EURUSD berpotensi menguji level resisten 1.1180 - 1.1200.

GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak turun menguji level support 1.3000 - 1.2980 karena potensi penurunan suku bunga Bank of England menguat setelah data ekonomi terbaru Inggris menunjukkan laju inflasi merosot ke posisi terendah tiga tahun. Level resisten berada pada level 1.3070 - 1.3090.

USDJPY

USDJPY berpotensi bergerak turun menguji level support 109.50 - 109.30 karena pasar yang tetap khawatir terhadap kesepakatan dagang. Level resisten USDJPY berada pada level 110.30 - 110.50.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 0.6930 - 0.6950 dalam jangka pendek, Namun jika melemah AUDUSD berpotensi bergerak turun menguji level support di kisaran 0.6875 - 0.6850.

.

(Ahmad)