Harga minyak bergerak turun ke level terendah $57.97 di sesi hari Rabu (15/1) di tengah meredanya ketegagan di Timur Tengah dan redupnya optimisme lancarnya kesepakatan dagang AS - Tiongkok setelah prnyataan sekertarris keuangan AS.

Redanya keteganan militer AS - Iran di Timur Tengah menepis kekhawatiran terganggunya produksi minyak mentah Irak, sebagai produsen nomor 2 anggota OPEC. Dan pernyataan dari pejabat AS, bahwa AS belum akan menghapus semua tarif import produk-produk Tiongkok yang sudah berlaku hingga pembahasan tahap ke-2, memicu kekhwatiran plaksanaan kesepakatan dagang AS - Tiongkok tidak akan berjalan selancar hrapan pasar, dan berpeluang kmbali mebatasi permintaan minyak mentah.

Bila kekhawatiran berlanjut, harga minyak berpotensi turun menguji support $57.70 - 57.15. Sedangkan level resisten berpeluang naik menguji resisten $58.70 - $59.25.

Level support : $57.70 - 57.15 - 56.60
Level Resisten : $58.70 - 59.25 - 59.80


(Andian)