Perilisan data manufaktur dari Tiongkok pada hari Sabtu lalu dan Jepang pada awal perdagangan hari Senin (29/2) yang pesimis berpotensi memicu permintaan terhadap aset safe haven karena dapat memicu kembali kekhawatiran pasar akan terjadinya resesi ekonomi global.

Selanjutnya di pekan ini para pelaku pasar akan menantikan sejumlah data indeks manufaktur dari beberapa negara maju lainnya untuk indikator perekonomian global seperti dari Spanyol, Swiss, Italia, Peracis, Jerman, zona Euro dan Inggris di tengah liburnya pasar di Amerika Serikat.

Video Market Movers Hari Ini



Potensi Pergerakan

EMAS


Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek seiring menguatnya dollar AS dibalik optimisme menjelang negosiasi dagang antara AS dengan Tiongkok serta kekhawatiran akan ekonomi Tiongkok setelah data indeks manufaktur versi pemerintah yang dirilis hari Sabtu lalu menunjukkan sedang berkontraksi. Untuk sisi bawahnya level support terlihat di area $1525 - $1520. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten berada di $1534 - $1539.

MINYAK

Perilisan data dari Baker Hughes yang menunjukan aktivitas rig AS kembali turun berpeluang menopang kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $55.20 - $55.70. Jika bergerak turun, level support harga minyak terlihat di area $54.40 - $53.90.

EURUSD

Pesiminya data ekonomi di kawasan zona Euro, khususnya dari Jerman yang meningkatkan spekulasi untuk adanya pelonggaran moneter oleh ECB dibulan ini berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0960 - 1.0920. Jika bergerak naik level resisten berad adi 1.1020 - 1.1060. dengan hari ini para pelaku pasar akan memperhatikan data manufaktur dari sejumlah negara di kawasan zona Euro.

GBPUSD

Masih adanya kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit setelah saling adu strategi antara pemerintah dengan sejumlah oposisi di parlemen Inggris berpotensi memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2120 - 1.2070. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.2190 - 1.2240.

USDJPY

Perilisan data manufaktur Jepang yang pesimis pagi ini serta meredanya tensi dagang antara AS dengan Tiongkok berpeluang menopang kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk mengincar resisten di 106.50 107.00. Sebaliknya jika begerak turun, level support berada di 108.80 - 105.30

AUDUSD

Perilisan data manufaktur Tiongkok versi pemerintah yang pesimis pada hari Sabtu lalu berpeluang menjadi sentimen negatif bagi kinerja AUDUSD untuk mengincar support di 0.6690 - 0.6640. Namun, jika pasar mempertimbangkan data manufaktur Tiongkok versi swasta yang optimis dan meredanya tensi dagang antara AS dengan Tiongkok berpeluang menopang kenaikan AUDUSD untuk mengincar resisten di 0.6760 - 0.6810.




(Faisyal)
(fsyl)