Meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok pasca Presiden Trump mengumumkan rencana untuk penundaan pengenaan kenaikan tarif untuk beberapa barang impor Tiongkok berpotensi membuat aset-aset berisiko kembali dilirik oleh pasar dan membuat harga emas berpotensi bergerak turun.

Hari ini pasar akan melihat data indeks upah Australia pukul 8:30 WIB dan produksi industri Tiongkok yang dirilis pukul 9:00 WIB yang akan menjadi pemicu pergerakan AUDUSD. Setelah itu perhatian akan tertuju pada data GDP Jerman pukul 13:00 WIB untuk katalis EURUSD, data inflasi konsumen Inggris pukul 15:30 WIB yang dapat menggerakan GBPUSD sebelum perhatian tertuju ke data cadangan minyak mentah AS yang dirilis oleh EIA pada pukul 21:30 WIB.

Video Market Movers Hari Ini


Potensi Pergerakan

EMAS


Harga emas berpotensi turun semakin dalam dalam jangka pendek untuk mengji level support di $1498 - $1493 seiring menguatnya dollar AS pasca perilisan data inflasi konsumen AS yang optimis dan pernyataan Trump yang meredakan ketegangan dagang antara AS dengan Tiongkok semalam. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di $1506 - $1511.

MINYAK

Meredanya tensi dagang antara AS dengan Tiongkok serta turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan API berpotensi mendorong naik harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $57.10 - $57.60. Namun, harga minyak berpotensi berbalik turun untuk menguji level support di $56.30 - $55.80 jika data cadangan minyak versi EIA menunjukkan adanya pertumbuhan.

EURUSD

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek seiring sedang menguatnya dollar AS untuk menguji level support di 1.1140 - 1.1090. EURUSD berpeluang bergerak naik jika data GDP Jerman yang dirilis pukul 13:00 WIB dan GDP zona Euro yang dirilis pukul 16:00 WIB menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari estimasi untuk membidik level resisten di 1.1210 - 1.1260.

GBPUSD

Masih adanya kekhawatiran terhadap ketidakpastian Brexit dan menguatnya dollar AS berpotensi memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2020 - 1.1970. Hari ini trader akan melihat data inflasi konsumen Inggris pada pukul 15:30 WIB. Jika dirilis lebih tinggi dari estimasi berpeluang menopang kenaikan GBPUSD untuk menguji level resisten di 1.2100 - 1.2150.

USDJPY

Pulihnya permintaan terhadap aset berisiko pasca mengendurnya sikap Presiden Trump kepada Tiongkok dan menguatnya dollar AS berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 107.00 - 107.50. Jika bergerak turun, level support terdekat terlihat di 106.30 - 105.80.

AUDUSD

AUDUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek di tengah optimisnya data indeks upah rata-rata Australia untuk periode kuartal kedua serta meredanya ketegangan dagang antara AS dengan Tiongkok untuk menguji level resisten di 0.6830 - 0.6880. Namun, jika pasar mencemaskan data ekonomi Tiongkok yang pesimis, berpotensi memicu penurunan AUDUSD untuk membidik level support di 0.6760 - 0.6710.




(Faisyal)

(fsyl)